Blognya Didiet Untuk OpenSUSE

January 6, 2010

Flash Plugin di Google Chrome

Filed under: Linuxku — didiet @ 12:17 am

Google Chrome merupakan web browser dari mbah Google, yang cukup ringan bila dibandingkan web browser sejenisnya yaitu Firefox, pada saat ini Google Chrome tersedia untuk beberapa Sistem Operasi antara lain Windows dan Linux, dan yang jadi permasalahan disini adalah Flash Plugin untuk Sistem Operasi Linux (Kalo untuk Windows buat apa dibahas di blog ini)

Pada umumnya beberapa situs menggunakan aplikasi Flash dan yang jadi kendala adalah plugin Flash untuk Sistem Operasi Linux pada umumnya ternyata tidak sepenuhnya mendukung web browser google chrome, untuk itu perlu sedikit oprekan disana-sini, caranya adalah sebagai berikut dengan catatan Flash Plugin untuk openSUSE 11.1 sudah terinstall dan berjalan dengan baik di web browser yang lain (Firefox) :

Buka terminal, kemudian masuk ke root dengan perintah :

$su -

masukkan password root dan tekan enter, setelah itu ketikkan perintah :

#cd /opt/google/chrome

kemudian buat koneksi plugin flash ke dalam direktori /opt/google/chrome/plugins dengan perintah :

#ln -s /usr/lib/browser-plugins/ plugins

untuk menjalankan google chrome dengan dukungan plugin gunakan perintah :

$google-chrome –enable-plugin

cara diatas saya aplikasikan untuk sistem operasi openSUSE 11.1 (karena sementara ini yang saya punya)

Artikel terkait :

  1. mengkatifkan flash di chrome
  2. Flash Plugin –> untuk ubuntu 9.10

December 17, 2009

Liputan Cangkruan KLAS OpenSUSE 11.2 Release Party tanggal 12 Desember 2009

Filed under: Release Party, Uncategorized — didiet @ 1:20 am

Pada hari Sabtu tanggal 12 Desember 2009 Kelompok GNU/Linux Arek Suroboyo (KLAS) kembali mengadakan Cangkruan KLAS yang diadakan di Intiland Tower Lt. 1 Jl. Panglima Surdirman 101-103 Surabaya tepatnya di Pearl Cafe. Acara Cangkruan kali ini diisi dengan acara openSUSE Release Party yang dimotori oleh Komunitas openSUSE Indonesia wilayah Surabaya yang juga merupakan bagian dari KLAS.

Acara ini dihadiri oleh berbagai macam kalangan, mulai dari siswa SMA antara lain Siswa SMA Negeri 11 Surabaya, SMK Sejahtera Surabaya, SMA Mujahiddin Surabaya, Koelit Univ. Trunojoyo dan para aktivis Linux lainnya, peserta yang datang tidak hanya dari Surabaya tapi juga dari luar kota. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan versi terbaru dari openSUSE serta mengajak masyarakat Indonesia untuk menggunakan Sistem Operasi dan Aplikasi berbasis Open Source.

Acara dibuka pada pukul 10.15 oleh Mas Didiet A. Pambudiono selaku Koordinator Wilayah Komunitas openSUSE Indonesia wilayah Surabaya yang juga merupakan salah satu openSUSE Ambassador (http://en.opensuse.org/Ambassador)untuk Wilayah Surabaya dan Sekitarnya, acara pertama diisi oleh mas Anton Siswo Raharjo Anshori yang menjelaskan pengenalan openSUSE 11.2 dengan fitur-fitur yang ada didalamnya antara lain desktop manager, kernel, dan software-software yang ada didalamnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pengenalan openSUSE Edy-li-f-e yang masih tetap dibawakan oleh Mas Anton, openSUSE Edu-li-f-e adalah suatu aplikasi sistem operasi berbasis openSUSE yang sudah diremastering dan dilengkapi dengan aplikasi-aplikasi untuk pendidikan dan sudah dilengkapi dengan LTSP (Linux Terminal Server Project) yang memungkinkan untuk menjalankan openSUSE pada PC dalam jaringan tanpa menginstal atau memodifikasi disk lokal, hanya PXE boot mesin yang diinginkan sebagai klien minimalis. 5 pengguna yang sudah diciptakan untuk pengujian, linux1 - linux5, dengan password linux. openSUSE KIWI-LTSP memiliki lebih banyak fitur dan kemudahan penggunaan yang tidak tersedia di tempat lain. KIWI-LTSP memberikan secara otomatis semua layanan yang dibutuhkan untuk menjalankan server termasuk, DHCP, NBD / aoe, TFTP dll. Ideal untuk sekolah/universitas, laboratorium dan bahkan kantor.

openSUSE 11.2 Edulife Edition tersebut digunakan dengan spesifikasi minimal, P4 dengan RAM 512 MB, memiliki interface yang sangat menarik dan bagus dalam faktor warna-warnanya yang lembut (penulis). Office Suite paketan dari openSUSE 11.2 Edulife Edition dapat dipakai untuk membuka dokumen yang berekstensi .docx (biasanya dipakai di Microsoft Office 2007). Pengguna juga dimanjakan oleh aplikasi Inkscape yang digunakan secara gratis, yaitu aplikasi semacam Corel Draw.

Kemudian acara dilanjutkan dengan presentasi cara membuat distro linux berbasiskan openSUSE dengan menggunakan aplikasi web susestudio, untuk menggunakan fasilitas di situs tersebut ita diharuskan mendaftar terlebih dahulu kemudian ada undangan dari team susestudio, baru kita bisa menggunakan fasilitas di situs terbenut secara bebas. Dalam presentasi ini mas Didiet yang juga merupakan seorang aktivis KLAS menjelaskan tentang cara-cara membuat distro baru berbasis openSUSE 11.2, tentang Desktop Environment yang digunakan, software apa saja yang harus diinstall dalam sistem tesebut, kemudian setelah itu baru dibuat iso untuk kemudian didownload dan diburning di media CD/DVD, dan hasil dari proses tersebut sudah dapat digunakan sebagai Live CD/DVD.

Antusiasme peserta, terutama adik-adik SMA/SMK, sangat tampak dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan saat Pemateri menyampaikan materi dengan topik Fitur-fitur openSUSE 11.2 yang dilanjutkan dengan openSUSE-Edu Li-f-e untuk anak-anak dan Pendidikan. dan juga materi kedua tentang susestudio.com, yaitu bagaimana cara membuat distro sendiri berbasis openSUSE melalui web.

Pukul 13.00 WIB acara berakhir. dan ditutup dengan ritual foto bersama antara Pemateri dan Peserta serta seluruh yang hadir dalam acara disana.

Untuk foto- fotonya sebagian disini :


Suasana Cangkruan

 


Anton Masgandhul sedang serius sharing informasi tentang openSUSE Edu-li-fe

 


Mas Didiet sedang menjelaskan tentang remastering openSUSE dengan susestudio

 


Salah satu penanya menanyakan tentang openSUSE kepada para pembicara

 


Salah seorang peserta bertanya pada sesi Remastering openSUSE

 


Para peserta foto bareng pembicara

Untuk foto lengkapnya dapat dilihat di :
http://picasaweb.google.com/pambudiono.os/Cangkruan_121209#

August 18, 2009

Cangkruan openSUSE-Id PW Surabaya feat Mas Vavai

Filed under: Uncategorized — didiet @ 12:48 am

Berlokasi di Kampoeng Steak jalan Kusuma Bangsa (Depan SMA Negeri 5 Surabaya) yang sering ke Hi-Tech Mall pasti tau tempatnya acara diadakan setelah Training Zimbra Mail Server

 

August 17, 2009

Liputan Training Zimbra Mail Server & Collaboration Suite

Filed under: Zimbra — didiet @ 11:36 pm

Pada hari minggu tanggal 16 Agustus 2009 kemarin adalah hari yang bersejarah bagi rekan-rekan Komunitas OpenSUSE Indonesia PW Surabaya, karena pada hari itu untuk pertama kalinya diadakan Training Zimbra Mail Server & Collaboration Suite di Surabaya. Sebenarnya acara ini diadakan pada tanggal 25 Juli 2009, tetapi karena masalah non teknis maka acara ini ditunda menjadi tanggal 16 Agustus 2009 (H-1 peringatan Kemerdekaan RI), acara ini terlesenggara atas kerjasama Komunitas OpenSUSE Indonesia PW Surabaya sebagai penyelenggara dibantu oleh rekan-rekan Kelompok Linux Arek Suroboyo (KLAS) juga didukung publikasi oleh Tabloid KOMPUTEK, dan Indigo Center sebagai tempat penyelenggaraan Training.

Acara diawali dengan penjelasan tentang apa itu Zimbra, keunggulannya, featurenya, hubungannya dengan openSUSE dan distro Linux lainnya serta penjelasan mengenai Komunitas Zimbra Indonesia beserta milis yang disediakan sebagai support bagi para pengguna Zimbra, dilanjutkan dengan instalasi distro OpenSUSE 10.3 melalui jaringan, alasan mendasar penggunaan openSUSE 10.3 dan bukan openSUSE 11.0 atau 11.1 dalah karena OpenSUSE 11.0 dan 11.1 datang dengan Perl 5.10 seperti halnya Fedora 0 dan Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex. Perl 5.10 ini tidak compatible dengan Perl 5.8.8 yang
disertakan pada Zimbra versi 5.x.x yang akan digunakan pada training ini, salah satu kendala dalam instalasi ini adalah masalah jaringan lokalyang mengakibatkan beberapa unit komputer mengalami kelambatan akses jaringan sehingga instalasi berjalan lebih lambat untuk komputer-komputer tersebut, untuk mempercepat proses, maka instalasi beberapa komputer dilakukan melalui DVD, selain itu beberapa komputer ada yang menggunakan ATi Radeon Xpress sebagai Graphical Devicenya, hal ini mengakibatkan tidak munculnya Desktop GUI di komputer tersebut, untungnya masalah ini bisa diatasi dengan menggunakan driver yang didonlot dari situs ATi sendiri.

Persiapan Training

Peserta training yang berasal dari berbagai macam latar belakang dan kalangan baik itu industri, mahasiswa, minat peserta cukup besar bahkan ada yang rela datang dari luar kota dan luar pulau demi mengikuti Training ini.

 

Instruktur Training Zimbra mas Masim “Vavai” Sugianto

Setelah instalasi selesai, dilanjutkan dengan tutorial mengenai setting jaringan dan DNS (Domain Name Sever) setting DNS ini penting agar Zimbra berjalan dengan baik, setelah itu dilanjutkan dengan instalasi Zimbra Mail Server yang berakhir pada waktu istirahat jam 12.00, setelah break untuk sholat dan makan siang acara dilanjutkan kembali denga materi manajemen Zimbra, mulai dari penanganan account, multi domain, setup global setting hingga pemblokiran attachment.

Meski training ini bersifat teknis, juga dijelaskan banyak aspek non teknis sesuai dengan latar belakang pekerjaan instruktur training ini (mas Vavai), misalnya mengenai tips setup suatu server, tips pengajuan suatu komponen hardware, sikap yang harus diwaspadai terkait dengan kewenangan besar seorang Administrator hingga hal-hal lain yang bisa dijadikan sebagai masukan bagi teman-teman yang memiliki pekerjaan yang mirip. Acara juga bersifat fleksibel dalam arti proses training berlangsung dua arah dengan proses tanya jawab berlangsung terus selama training, training berakhir menjelang pukul 16.00 WIB dengan beberapa tambahan pertanyaan yang sifatnya non formal.

 

 

 

 

 

July 5, 2009

Training Zimbra Mail Server & Collaboration Suite BARU tgl 16 Agustus 2009

Filed under: Zimbra — didiet @ 11:20 pm

Komunitas OpenSUSE Indonesia perwakilan wilayah Surabaya akan melaksanakan Training Zimbra Mail Server & Colaboration Suite yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal :
Minggu, 16 Agustus 2009

Waktu :
Pk. 09.00-15.00

Tempat :
Ruang Workshop Indigo Center
Gedung Telkom STO Manyar Lt. 2
Jl. Manyar Kertoadi I
Surabaya

Biaya :
Rp. 300.000,-/orang

Fasilitas :
1. 1 orang 1 komputer
2. Sertifikat
3. Buku modul panduan
4. DVD openSUSE 10.3
5. CD berisi Zimbra update terakhir.
6. DVD openSUSE 11.1 LiveDVD + Multimedia
7. Makan siang.

Materi Workshop :
1. Pengenalan dan pemahaman email server,
2. Instalasi sistem,
3. Setting DNS,
4. Tweak sistem
5. Instalasi Zimbra.
6. Manajemen Zimbra,
7. Konfigurasi klien
8. Tips maintenance Zimbra

NB : Materi dapat berubah sewaktu-waktu

Bagi yang berminat silakan hubungi :
sdr. Didiet Agus P (YM: pambudiono_os)
No. Telp/HP : 085865085690/031-77683022

February 7, 2009

Workshop Instalasi dan Pengenalan Desktop OpenSUSE 11.1 KDE 4 & Workshop Perintah Dasar Linux

Filed under: Workshop Linux — didiet @ 5:08 am

Workshop Instalasi dan Pengenalan Distro linux OpenSuse 11.1 KDE 4.1,

Hari/Tanggal     : Selasa, 10 Februari 2008.
Waktu              : Jam 13.00-15.00.
Biaya                : Rp 25.000,-
Fasilitas            : cd OpenSUSE 11.1 KDE 4.1, modul, sertifikat

Workshop Perintah Dasar Linux

Hari/Tanggal     : Kamis, 12 Februari 2008.
Waktu              : Jam 13.00-15.00.
Biaya                : Rp 40.000,-
Fasilitas            : cd, modul, sertifikat

Daftar ke ruang workshop hi-tech mall sebelum tanggal pelaksanaan.

info lebih lanjut hubungi : 031-5316557

NB : Tidak menerima pendaftran melalui comment dibawah

January 29, 2009

Screenshot Zimbraku

Filed under: Linuxku — didiet @ 4:33 am

Setelah sekian lama berjuang antara hidup dan mati (emangnya perang kemerdekaan?) akhirnya jadi juga server zimbraku, dan inilah sebagian screenshot dari server zimbra yang berhasil diinstal dan running well meskipun dalam skala LAN :


zimbra login

 


Menu account zimbra

 


Administration Login

 


Menu account pada administration page

 

Statistik Message by volume

 


Server status

December 3, 2008

Mengatasi Error GRUB BlankOn 4.0 Meuligoe

Filed under: Linuxku — didiet @ 8:07 am

Setelah Instalasi BlankOn 4.0 di Compieku (Karena Hanya generasi Ubuntu 8.10 saja yang bisa diinstall disini) kemudian setelah itu dilanjutkan dengan instalasi Opensuse 11.0 (Distro Wajib), ternyata ada masalah dengan Grubnya BlankOn 4.0, dimana ada dua Grub yaitu Grubnya Opensuse 11.0 (Ijo abis) dan grubnya BlankON (jadi Ijo juga).

 

Ketika masuk ke Grub yang pertama, dan memilih untuk booting BlankOn, maka akan masuk lagi Grub yang kedua (Grubnya BlankOn), dan akan memilih default yaitu BlankOn itu sendiri, tapi setelah itu akan keluar pesan error yang menyatakan kalo sistem file tidak ada, untuk itu perlu penambahan statement pada grub milik BlankOn, caranya adalah sebagai berikut :
Masuklah ke direktori dimana partisi BlankOn disimpan dalam hal ini saya menggunakan direktori /linux/Ubuntu :
# cd /linux/Ubuntu/ (dlm mode root)

 

Kemudian edit file menu.lst yang terletak di direktori boot/grub/

 

/linux/Ubuntu # vim boot/grub/menu.lst

 

Dan carilah baris dimana option untuk memilih sistem operasi seperti dibawah ini :

 

## ## End Default Options ##

 

title        BlankOn Meuligoe, kernel 2.6.27-7-generic
uuid        af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa
kernel        /boot/vmlinuz-2.6.27-7-generic root=UUID=af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa ro quiet splash
initrd        /boot/initrd.img-2.6.27-7-generic
quiet

 

title        BlankOn Meuligoe, kernel 2.6.27-7-generic (recovery mode)
uuid        af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa
kernel        /boot/vmlinuz-2.6.27-7-generic root=UUID=af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa ro  single
initrd        /boot/initrd.img-2.6.27-7-generic

 

title        BlankOn Meuligoe, memtest86+
uuid        af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa
kernel        /boot/memtest86+.bin
quiet

 

### END DEBIAN AUTOMAGIC KERNELS LIST

 

# This is a divider, added to separate the menu items below from the Debian
# ones.
title        Other operating systems:
root

 

# This entry automatically added by the Debian installer for a non-linux OS
# on /dev/sda1
title        Microsoft Windows XP Professional
root        (hd0,0)
savedefault
makeactive
chainloader    +1

 

# This entry automatically added by the Debian installer for an existing
# linux installation on /dev/sda10.
title        openSUSE 11.0 - 2.6.25.5-1.1 (on /dev/sda10)
root        (hd0,9)
kernel        /boot/vmlinuz-2.6.25.5-1.1-pae root=/dev/disk/by-id/scsi-SATA_WDC_WD2500AAJS-_WD-WCAT10426274-part10 resume=/dev/sda8 splash=silent showopts vga=0×317
initrd        /boot/initrd-2.6.25.5-1.1-pae
savedefault
boot

 

# This entry automatically added by the Debian installer for an existing
# linux installation on /dev/sda10.
title        Failsafe — openSUSE 11.0 - 2.6.25.5-1.1 (on /dev/sda10)
root        (hd0,9)
kernel        /boot/vmlinuz-2.6.25.5-1.1-pae root=/dev/disk/by-id/scsi-SATA_WDC_WD2500AAJS-_WD-WCAT10426274-part10 showopts ide=nodma apm=off acpi=off noresume nosmp noapic maxcpus=0 edd=off x11failsafe vga=0×317
initrd        /boot/initrd-2.6.25.5-1.1-pae
savedefault
boot

 

tambahkan perintah root (hd0,8) (8 ini adalah nomor partisi yang digunakan untuk BlankOn setelah dikurangi 1 (karena disini saya menggunakan partisi no. 9)

 

sehingga menjadi :
## ## End Default Options ##

 

title        BlankOn Meuligoe, kernel 2.6.27-7-generic
root         (hd0,8) –> pilihan partisi yang harus ditambahkan
uuid        af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa
kernel        /boot/vmlinuz-2.6.27-7-generic root=UUID=af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa ro quiet splash
initrd        /boot/initrd.img-2.6.27-7-generic
quiet

 

title        BlankOn Meuligoe, kernel 2.6.27-7-generic (recovery mode)
root         (hd0,8) –> pilihan partisi yang harus ditambahkan
uuid        af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa
kernel        /boot/vmlinuz-2.6.27-7-generic root=UUID=af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa ro  single
initrd        /boot/initrd.img-2.6.27-7-generic

 

title        BlankOn Meuligoe, memtest86+
uuid        af60fede-f42c-41b7-99fb-4fd076a481aa
kernel        /boot/memtest86+.bin
quiet

 

### END DEBIAN AUTOMAGIC KERNELS LIST

 

# This is a divider, added to separate the menu items below from the Debian
# ones.
title        Other operating systems:
root

 

# This entry automatically added by the Debian installer for a non-linux OS
# on /dev/sda1
title        Microsoft Windows XP Professional
root        (hd0,0)
savedefault
makeactive
chainloader    +1

 

# This entry automatically added by the Debian installer for an existing
# linux installation on /dev/sda10.
title        openSUSE 11.0 - 2.6.25.5-1.1 (on /dev/sda10)
root        (hd0,9)
kernel        /boot/vmlinuz-2.6.25.5-1.1-pae root=/dev/disk/by-id/scsi-SATA_WDC_WD2500AAJS-_WD-WCAT10426274-part10 resume=/dev/sda8 splash=silent showopts vga=0×317
initrd        /boot/initrd-2.6.25.5-1.1-pae
savedefault
boot

 

# This entry automatically added by the Debian installer for an existing
# linux installation on /dev/sda10.
title        Failsafe — openSUSE 11.0 - 2.6.25.5-1.1 (on /dev/sda10)
root        (hd0,9)
kernel        /boot/vmlinuz-2.6.25.5-1.1-pae root=/dev/disk/by-id/scsi-SATA_WDC_WD2500AAJS-_WD-WCAT10426274-part10 showopts ide=nodma apm=off acpi=off noresume nosmp noapic maxcpus=0 edd=off x11failsafe vga=0×317
initrd        /boot/initrd-2.6.25.5-1.1-pae
savedefault
boot

 

Setelah dilakukan penambahan tersebut barulah, saya dapat masuk BlankOn dengan normal.

Powered by WordPress